This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 17 Januari 2016

cerpen gue:)



Karena Roti

Bau roti!! Itulah yang selalu aku cium setiap pagi ketika para pekerja di Toko Roti itu sedang sibuk membuat roti, karena aku sangat menyukai roti dan aku ingin menjadi pembuat roti yang hebat. Walaupun aku selalu tergiur dengan bau roti itu, tapi apa daya aku hanya seorang anak laki-laki yang terlahir dari keluarga miskin. Ibuku hanya seorang buruh cuci dan ayahku, entahlah ! Setiap kali aku bertanya dimana ayah, ibu selalu menjawab bahwa ayah sudah meninggal. Tapi, walaupun keadaanku seperti ini, aku selalu ingin menjadi seorang laki-laki yang mempunyai harga diri dan bertanggungjawab.
Setelah pulang sekolah, seperti biasa aku melewati Toko Roti dekat rumahku, “ahh, baunya wangi sekali! aku jadi lapar.” gerutuku di depan toko roti itu. “Woyyy Rakka, sedang apa kau disana? tanya temanku di seberang sana.
“Aku sedang mencium bau roti, wangiiii sekali… aku jadi lapar!” jawabku.
“Kalau hanya mencium baunya saja mana mungkin bisa jadi kenyang! Dasar Rakka! Hahaha…”
“Ah kalian ini! Kalian tahukan aku tidak punya uang untuk membelinya,”
“Kamu mau makan roti sepuasnya secara gratis kan? Kalau begitu ayo ikut dengan kami,” ajak mereka. Lalu aku pun mengikuti mereka, dan akhirnya kami sampai di Perusahaan pembuat roti terbesar di kota kami.
            “Hey, untuk apa kita kesini?” tanyaku.
            “Kita kan mau makan roti sepuasnya secara gratis!, inilah tempatnya rakka!” jawab mereka.
            “Tapi bagaimana caranya?, apakah kita diperbolehkan untuk mengambil roti disini?” tanyaku lagi.
            “Tentu saja!, jika kita mengambilnya secara diam-diam dan tidak ketahuan!” kata mereka.
            “Itukan namanya mencuri teman-teman!” tegasku sambil melotot ke arah mereka.
            “Ya sudah kalau kamu tidak mau! Aku dan Tobbi saja yang akan melakukannya,”jawab Bobbi dan merekapun masuk ke tempat tumpukan roti itu, dan memasukkan roti satu persatu kedalam jaket mereka. Badan mereka terlihat bertambah gemuk karena roti-roti di jaketnya itu, oya mereka itu saudara kembar! Yaitu Bobbi dan Tobbi, mereka juga adalah tetanggaku.
            Tidak memakan waktu yang lama mereka pun selesai memasukkan roti-roti itu kedalam jaket mereka, dan berhasil lolos lalu menghampiriku.
            “Lihatkan kami berhasil melakukannya! Kalau kamu mau lakukanlah sendiri,” tantang mereka.
            “Baiklah aku akan melakukannya!” timpalku.
Lalu akupun mengendap-ngendap ke tempat tumpukan roti itu, aku mengambil roti satu persatu dengan perlahan dan memasukkannya ke dalam jaket. Huh, aku bernapas lega!
Tahap pertama aku  berhasil melakukannya, lalu aku pun bergegas menghampiri Bobbi dan Tobbi di tempat persembunyian kami. Tapi ketika aku mulai berjalan, aku malah tertangkap basah oleh seorang pegawai.
“Hey, sedang apa kamu disana!!!” teriak pegawai itu padaku. Tanpa banyak berfikir, akupun menggunakan jurus seribu langkah agar tidak tertangkap. Tapi, “Bruuukkk….” Aku menabrak seseorang dan aku terjatuh, wah! Roti yang aku ambil tadi berserakkan di lantai. “Hey, kamu anak kecil! Berani-beraninya mencuri roti disini!” teriak pegawai yang mengejarku. “Apa benar kamu pencuri?” tanya seorang bapak yang tadi aku tabrak. Aku terdiam dan menoleh ke arah tempat persembunyian Bobbi dan Tobbi, dan ternyata mereka sudah kabur!.
“Maaf pak, aku tidak bermaksud untuk mencuri! Aku hanya diajak oleh teman-temanku.” Jawabku penuh dengan penyesalan.
“Dasar anak kecil! Sudah ada bukti seperti itu, tetap saja mengelak!. Maaf Pak, ini akibat keteledoran kami. Kami akan mengurus anak kecil ini Pak!” kata pegawai itu.
“Sudah, masalah ini tidak usah diperbesar lagi! Lagipula dia sudah ketahuan kan?! Hey Nak! Kamu ambil saja semua roti yang kamu curi itu,” perintah bapak itu dengan wajah wibawanya.
“Maaf Pak, tapi saya kan sudah bilang kalau saya itu tidak mencuri!, saya hanya diajak oleh teman-teman saya! Sungguh saya tidak mau mengambil roti-roti ini.” Dengan lantangnya aku berkata.
“Baiklah jika kamu ngotot seperti itu, saya akan menarik kembali ucapan saya.” Ucap Bapak itu sambil tersenyum.
“Wahh, terimakasih Pak! Sekarang Bapak tolong bilang bahwa saya tidak mencuri, agar harga diri saya sebagai laki-laki kembali lagi.” tegasku dengan membusungkan dada.
“Haha.. Kamu ini ada-ada saja Nak! Ok, kamu itu tidak mencuri dan kembalilah harga dirimu itu!” dia berkata sambil tertawa.
Akupun berterima kasih kepada Bapak itu, dan aku langsung pergi meninggalkan Perusahaan roti itu tanpa membawa roti satupun. Ketika diperjalanan pulang, aku bertemu dengan Bobbi dan Tobbi dan aku langsung menegur mereka. “Hey kalian! Sungguh jahat kalian meninggalkanku ketika aku sudah tertangkap basah! Untung saja aku bisa selamat.” Ucapku. “Oh maafkan kami berdua Rakka! Kami ketakutan sekali,” jawab Bobbi. Aku hanya terdiam dan menggerutu di hati, dan aku pun berlalu meninggalkan mereka.
“Tiiiiiiiiiiiiiin,” suara klakson mobil terdengar di belakangku dan aku pun menoleh. Ternyata itu adalah mobil Bapak yang menyelamatkanku tadi.
“Hey Nak, kamu mau kemana? Ayo naik mobil Bapak saja.” Ucapnya sambil tersenyum ramah.
“Tidak usah repot-repot Pak, aku sudah hampir sampai kok” balasku sambil tersenyum.
“Tidak apa-apa, ayo cepat naik!” tegasnya sambil terus memaksa.
Akhirnya aku masuk ke mobil Bapak itu.
“Dimana rumahmu Nak? Dan siapa namamu?” tanya Bapak itu.
“Aku tinggal di perempatan depan sana Pak, tadikan aku sudah bilang sebentar lagi juga sampai. Mmm, namaku M.Rakka Nugraha itu nama yang terlalu bagus bukan untukku? Haha…”
“Ohh, nama itu mengingatkan ku terhadap seseorang. Apakah itu nama pemberian Ayahmu?” ucapnya dengan wajah termenung. “Kata Ibuku sih iya, itu pemberian Ayahku. Tapi sejak dari lahir aku tidak pernah bertemu dengan Ayah, karena Ibu bilang bahwa Ayah sudah meninggal,” jawabku. “Benar begitukah?” tanyanya dengan wajah yang sedang berfikir. Aku hanya mengangguk dan kamipun tiba di rumahku, aku segera memanggil Ibu. “Ibuuuuuuuuuu, aku sudah datang! Cepatlah keluar.” Teriakku di depan rumah.
“Rakka, kamu tidak usah berteriak seperti itu! Membuat Ibu kaget saja!”. Jawab Ibu lalu menghampiriku ke depan rumah.
“Bu, lihatlah ini Bapak yang menyelamatkanku ketika insiden di Perusahaan tadi.” Ucapku sambil menarik tangan Bapak itu keluar dari mobil.
“Insiden apa? Kamu ini membuat ulah apa lagi Rak……….” Ucapan Ibu terhenti ketika melihat wajah Bapak itu.
“Rina! Apa benar itu kamu? Dan anak ini? Benarkah ini semua….” Tanya Bapak itu bertubi-tubi dengan spontannya, dan membuat Ibu hanya bisa terdiam.
“Bapak kenal Ibuku? Bagaimana bisa?” tanyaku penasaran.
“Tentu saja kami saling mengenal Rakka anakku, selama ini aku terus mencari kalian! Rina jangan ditutup-tutupi lagi biar Rakka tahu yang sebenarnya.”jawab Bapak itu dengan bijaknya.
“Iya Rakka, kami memang saling mengenal… Hiksss… Waktunya sudah tiba Nak! Kamu harus mengetahui kebenarannya. Rakka sayang, sebenarnya Ayahmu masih hidup dan dialah Ayah kandungmu. Selama ini Ibu berbohong, tapi ini demi kebaikanmu! Maafkan Ibumu ini ya Rakka. Walaupun sebenarnya Ibu tidak pantas untuk di maafkan.” Pengakuan Ibu sambil terus terisak dan memegang bahuku. Akupun terdiam menerima kenyataan ini, aku bingung dan kecewa selama ini Ibu yang sangat aku sayangi begitu tega membohongiku selama 15 tahun. Tapi disisi lain aku merasa bahagia menerima kenyataan bahwa Ayahku masih hidup.
“Iya Rakka, saya adalah Ayahmu! Ketika mendengar namamu saya sudah menduganya, karena itu adalah nama pemberian saya. Rakka, ayo berpelukan dengan Ayah. Lupakan semuanya! Dan kita menjalani hidup yang baru.” Ucapnya sambil memeluk erat tubuhku. Begitu hangatnya pelukan seorang Ayah, dan ini kali pertama aku dipeluk Ayah. Rasa kecewaku tadi dengan cepatnya menghilang, sekarang yang ada hanya rasa bahagia lalu aku menoleh kearah Ibu yang masih terisak dan aku pun menariknya untuk berpelukan bersama.

                                                                       * * *

Hari baru pun tiba, sekarang Aku dan Ibu sudah berada di rumah Ayah yang begitu mewah. Ternyata Ayah adalah seorang Presdir di Perusahaan Roti yang aku datangi waktu itu. Semenjak disini, setiap hari aku bisa memakan roti sepuasnya dan aku selalu diajak ke Perusahaan Ayah untuk melihat cara pembuatan roti atau hanya untuk menengok Perusahaannya saja. Ternyata alasan mereka waktu dulu berpisah, karena tidak mendapat restu dari Ibunya Ayah, tapi karena mereka dibutakan oleh cinta akhirnya mereka memutuskan untuk kawin lari, mereka tinggal di rumah yang begitu sederhana. Nenek tidak merestuinya karena latar belakang Ibu yang tidak jelas, kedua orangtua Ibu sudah meninggal dan dia hanya lulusan SMA. Tapi apa daya, mereka hanya bisa pasrah ketika nenek menarik paksa Ayah untuk kembali ke rumahnya dan meninggalkan Ibu. Begitulah kisah cinta kedua orangtuaku, tapi sekarang nenek sudah berubah bahkan ketika aku ke rumah Ayah, aku disambut antusias oleh Nenek.
Aku senang sekali! Sekarang keluargaku sudah utuh, aku sangat bersyukur. Aku juga semakin menyukai roti, karena berkat kesenanganku terhadap roti aku dipertemukan dengan Ayah.

 * * *

            Waktu demi waktu dilalui, akupun bertambah dewasa. Sekarang umurku sudah 21 tahun, akupun sudah lulus kuliah dan rencananya aku akan meneruskan usaha Ayah di Perusahaan Roti itu. Aku sudah belajar banyak cara membuat berbagai macam roti dan menurutku roti buatanku enak. Perusahaan Ayah pun semakin maju dan tentunya Ayah dan Ibuku semakin tua dan melemah. Hari ini aku merasa rindu dengan tempat tinggalku dulu bersama Ibu, akupun memutuskan untuk pergi kesana pagi ini. Setiba disana aku dikagetkan oleh dua orang pemuda kekar yang tiba-tiba mencegatku. “Hey lihatlah siapa ini! Sedang apa kamu disini?” lantang salah seorang pemuda itu.
            “Maaf, aku hanya ingin berkunjung kesini. Aku tidak punya maksud lain.” Jawabku.
            “Apa kamu hanya ingin berkunjung saja hah? Kamu tidak rindu dengan teman-teman kecil mu?”
            “Hmmm, tentu saja aku sangat merindukan mereka! Bobbi dan Tobbi!” lirihku.
            “Wahh Rakka! Ternyata kamu masih mengingat kami! Ini aku Bobbi dan ini Tobbi.”
            “Oya? Aku sampai tidak mengenal kalian, kalian sudah berubah sekali!” seruku dengan kaget.
            “Oh sobat! Mari berpelukan! Dan maafkan atas segala kenakalan kami waktu dulu terhadapmu Rakka!” mereka sedikit terisak sambil memelukku dengan erat.
            “Haha, tenang saja aku sudah memaafkan kalian kok! Berkat kalian aku bisa bertemu dengan Ayahku.”
            “Terimakasih Rakka! Oya, dulu kami dengar kamu sudah bertemu dengan Ayahmu?”
            “Ya, sekarang aku sudah memiliki keluarga utuh! Oya bagaimana keadaan Toko Roti dekat rumahku yang dulu itu?” tanyaku.
            “Toko Roti itu sudah ditutup, karena bangkrut Rakka! Tapi, kami sudah membeli lahan Toko itu. Tadinya kami berniat untuk membuka Toko Rotinya lagi tapi kami kekurangan dana untuk membiayai pegawainya dan kami tidak bisa membuat roti. Jadi rencananya kami akan menjual tanaman saja di Toko itu.” Ucap Bobbi panjang lebar.
            “Haha, kalian ini! Baiklah aku akan membantu kalian, aku akan menambahkan modal untuk kalian asal kalian mau bekerjasama denganku dan menjadikan Toko itu tetap menjadi Toko Roti. Tentunya dengan sedikit renovasi,” dengan semangat aku memberikan penawaran kepada mereka.
            “Ok, kita sepakat!” jawab mereka kompak.
***
            Keesokan harinya, ketika aku sedang berjalan di taman aku melihat seorang gadis cantik yang sedang duduk diantara bunga-bunga yang indah. Dengan berani aku menghampirinya, dan mencoba mengajaknya bicara. “hai, kamu sendirian?” tanyaku, tapi tak ada jawaban dari gadis itu. Aku pun mencoba menyapanya kembali, “maaf, apa aku mengganggumu? Aku hanya ingin berkenalan denganmu” jelasku dengan sopan. Dia pun menoleh dan mulai membuka mulutnya, “au ia isa icaa” ucapnya dengan terbata-bata. Sungguh aku terkejut, ternyata dia bisu. Gadis cantik yang bisu, aku merasa iba dengannya. “maaf, aku tidak tahu. Apa aku mengganggumu? Kamu bisa mengerti aku kan?” sesalku kepada gadis itu. Sekarang dia tidak membuka mulutnya, tapi dia mengambil selembar kertas dan menuliskan sesuatu diatasnya. ‘Hai, Namaku Ayunda’ aku pun mengangguk dan tersenyum membaca itu. Sejak itulah kami semakin dekat, aku memperkenalkan diriku dan pengalaman hidupku kepadanya. Meskipun sulit berkomunikasi dengannya, tapi aku merasa nyaman dengannya. Ayunda, terimakasih sudah menjadi bagian hidupku. Percayalah kawan, perbedaan dalam sebuah hubungan itu memberikan bumbu-bumbu manis di setiap perjalanan yang kita lalui bersama pasangan kita.
            Hidup memang sulit, sungguh pahit dan keji. Banyak penghalang yang membuat kita menyerah di tengah jalan, padahal tinggal beberapa langkah lagi kita menuju kebahagiaan itu. Bersabarlah, berjuanglah, dan bertahanlah. Maka kebahagiaan itu akan menghampirimu.

Senin, 04 November 2013

Hacker Anonymous Indonesia Serang Australia

TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah kelompok hacker yang menamakan diri Anonymous Indonesia menulis di Twitter daftar lebih dari 100 situs Australia yang dibajak kelompok ini. Kelompok itu menyatakan telah melakukan aksi tersebut sebagai respons atas laporan kegiatan penyadapan oleh Australia.
Situs-situs itu dirusak dan menampilkan pesan "Stop Spying on Indonesia" atau "Berhentilah Memata-matai Indonesia". Kebanyakan situs yang diretas adalah situs kegiatan bisnis kelas bawah Australia dan diduga dipilih secara acak.
Sebelumnya dilaporkan, Kedutaan Besar Australia di Jakarta dimanfaatkan pemerintah Negeri Kanguru itu untuk memata-matai Indonesia. (Baca: Kedutaan Besar Australia Terlibat Penyadapan) Sidney Morning Herald melaporkan kedutaan-kedutaan besar Australia di Asia juga menjadi bagian dari operasi Amerika Serikat.
Kabar ini membuat Indonesia berang. Duta Besar Australia untuk Indonesia pada Jumat, 1 November, sudah dipanggil Kementerian Luar Negeri untuk menjelaskan isu tersebut. Cina dilaporkan juga meminta penjelasan dari Amerika Serikat atas aksi Kedutaan Besar Australia itu.
Sementara itu, di Filipina, kelompok bernama Anonymous Philippines melalui Facebook mengatakan telah meretas situs-situs milik pemerintah Filipina dengan pesan untuk menggalang dukungan melawan penghapusan "pork barrel funds". Yang dimaksud "pork barrel funds" adalah perlindungan politis.
Dalam situs-situs tersebut, ada pesan berbunyi, "Kami meminta maaf atas ketidaknyamanan ini. Namun ini langkah termudah kami untuk menyampaikan kepada Anda, saudara dan saudari yang sudah lelah atas kekejaman dan demokrasi yang salah, lelah dengan pemerintah dan politikus yang hanya memikirkan diri sendiri."
Skandal penyalahgunaan uang publik oleh pembuat kebijakan menjadi krisis terbesar Presiden Benigno Aquino sepanjang tiga tahun. Hal tersebut mencemari citra yang telah dibangun Aquino sebagai pemberantas korupsi serta reformis ekonomi.
Situs-situs milik pemerintah nasional maupun lokal serta situs Kedutaan Besar Filipina untuk Seoul juga turut diretas.
Dua pekan silam, sebuah video yang diunggah di Internet oleh seseorang yang menyatakan bagian dari Anonymous mengancam melumpuhkan infrastruktur pokok di Singapura. Aksi ini merupakan protes terhadap peraturan baru mengenai situs di sana.
Sebuah blog pro-pemerintah milik harian Strait Times pun diretas pada Jumat pagi pekan lalu. Selama beberapa saat, ada pernyataan mengenai protes soal cara harian itu melaporkan ancaman retasan. Harian tersebut melaporkan kasus ini kepada kepolisian.

Kamis, 31 Oktober 2013

Tubuh Kita Tidak Bisa Membedakan Lapar dan Haus

 APA manfaat lain? Sudah menjadi rahasia umum, air putih pasangan yang tepat untuk menjalani diet.
Berkaca pada mereka yang menjalani diet OCD, selama puasa mereka tidak boleh mengonsumsi apa pun yang berkalori kecuali air putih. Mengapa? Air putih mengandung 0 (nol) kalori. Jadi jika lapar di tengah diet, air putih pilihan terbaik untuk mengusir lapar.
Pertanyaannya, benarkah Anda lapar?
Jika benar lapar, mengapa air putih bisa mengenyangkan? Ada fakta unik yang diungkap Riani soal lapar sungguhan dan lapar abal-abal. Tubuh tak bisa membedakan lapar dan haus. Anda yang bisa membedakan karena Andalah yang mengenal tubuh Anda.
Caranya? "Ketika tubuh butuh asupan dan mulut ingin mengunyah, otak memberi tahu lidah: You need salt (butuh yang asin-asin-red). Kemudian, yang terlintas di pikiran kita adalah camilan. Bukan air garam," jelas Riani Susanto ND dari B Clinic Jakarta.
Sebenarnya ini gejala anemic (kurang darah). Mayoritas tiba-tiba merasa lapar itu bukan karena belum makan. Tapi karena haus. Jadi yang Anda butuhkan, air putih. Langkah berikutnya, jika merasa lapar perhatikan jam dan situasi perut. Misalnya, hari ini Anda bangun kesiangan. Tidak sempat makan. Hanya nyeruput secangkir kopi. Lalu lewat jam 11 siang, perut bunyi. Itu artinya Anda lapar.
Kalau jam 6 pagi, Anda sempat menyambar burger dan sebotol soft drink lalu jam 9 pagi sempat coffee break dan jam 11 Anda merasa lapar, sebenarnya itu bukan lapar. Solusinya, air putih. Merasa lapar itu beda dengan menjadi lapar. Istilah gampang lapar itu tidak ada. Yang ada, gampang haus.
Kebiasaan mengecek jam makan dan menimbang lapar atau haus membuat kita bijak mengasup menu. Menghindarkan Anda dari obesitas. Pertanyaan berikutnya, kapan sebaiknya kita minum? Masih dalam talk show "Stay Healthy, Stay Hydrated berama Nestle Pure Life", Presiden Direktur PT Akasha Wira Intermational merekomendasikan delapan momen minum air putih.
"Saat bangun tidur. Saat sarapan. Di sela aktivitas pagi hari. Saat makan siang. Di sela aktivitas makan siang. Saat pulang ke rumah (sehabis sekolah atau bekerja). Saat makan malam. Dan terakhir, sebelum tidur. Jangan lupa, biasakan buang air kecil sebelum memejamkan mata," beri tahu Martin.

しんどかった1年報われた上原「1年でも長くプレーしたい」

<大リーグ>上原「本当に1年頑張ったと自分で言える」

毎日新聞 10月31日(木)20時29分配信

 

スポニチアネックス 11月1日(金)7時31分配信
 ◇Wシリーズ第6戦 レッドソックス6―1カージナルス(2013年10月30日 ボストン)

 【上原浩治手記】優勝で、この1年が報われた。最高の気分です。メジャーに来たときは5年プレーできればいいという気持ちだった。(昨オフは)いろんな球団から話を頂いたけど、レッドソックスが自分を必要としてくれていると一番感じたから選んだ。貢献できて良かった。

 最初から抑えを目指そうとは考えていなかった。とにかく1年間投げようと。6月21日に監督室に呼ばれてクローザーに指名されたときは胃が痛くなった。抑えて当然、打たれると叩かれる。中継ぎ以降の立場は一緒なので、同じ気持ちでやってきた。

 自分は先発、中継ぎ、抑えを経験してきたから分かる。中継ぎは厳しい場面で投げて、苦しみしかない。タズ(田沢)も走者がいる場面でずっと出て、こんなにしんどいところはないと思う。

 この1年間は精神的にきつかったし、肉体的にも本当に危ない時期もあった。何とかうまいことごまかして乗り切った。

 連続無失点とかいろんな記録をつくって注目されたけど、周囲が騒いでいるだけで「だから何」という感じだった。逆に、記録をつくらないと注目されないポジションだとあらためて感じた。

 年齢は考えたところでどうにもなるものでもない。契約のときに一番感じる。年齢が高いから年俸は高くならないし、1年契約になる。それでも、もっと早くメジャーに来ていればとは思わない。巨人での10年があるから今がある。

 来年も安泰だとは思っていない。監督には球の速い人がクローザーというイメージがあると思う。それは仕方ない。自分は言われたところでやるしかない。駄 目だったら、首になるわけだから。大変な舞台だけど、メジャーは凄い打者と対戦できて楽しい。一年でも長くプレーしたい。ぶれずにやっていきます。
【関連記事】

Laporan Praktikum Kimia



A.   Judul Percobaan

Reaksi Eksoterm dan Endoterm
            
B.  Tujuan percobaan

Tujuan percobaan ini adalah menyelidiki reaksi-reaksi yang bersifat eksoterm dan endoterm.

C.   Dasar Teori

Reaksi eksoterm adalah suatu reaksi yang melepaskan kalor,sedangkan reaksi endoterm adalah reaksi yang menyerap kalor. Contoh reaksi eksoterm adalah gamping atau kapur tohor,CaO(s)Dimasukan ke dalam air.
CaO(s) + H2O(l) => Ca(OH)2(aq)
Reaksi di atas eksoterm, berarti sejumlah kalor yang berasal dari sistem lepas ke lingkungan. Kandungan kalor sistem menjadi berkurang.
Contoh reaksi endoterm adalah pelarutan amonium khlorida, Na4Cl.
NH4Cl(s) + Air => NH4Cl(aq)
Sistem menyerap sejumlah kalor dari lingkungan sekitar, sehingga jika wadah reaksi kita raba, terasa dingin. Hal ini menunjukkan bahwa kalor setelah reaksi lebih besar dibanding sebelum reaksi.

Contoh yang lebih sederhana dari perubahan fisis. Mungkin contoh ini dapat memberikan penjelasan lebih baik tentang terjadinya perpindahan kalor dari lingkungan ke sistem atau sebaliknya. Air mendidih mengandung kalor lebih banyak dibandingkan dengan es. Bila jari disentuhkan ke dalam air mendidih, akan terasa panas. Rasa panas itu disebabkan oleh adanya perpindahan kalor dari air mendidih ke jari. Sebaliknya, jika jari menyentuh es, akan terasa dingin. Rasa dingin itu disebabkan oleh perpindahan kalor dari jari ke es.

Apa yang sebenarnya terjadi dapat dinyatakan sebagai berikut: kalor berpindah dari benda yang bersuhu lebih rendah. Perpindahan kalor yang terjadi karena adanya perbedaan suhu. Bila dua benda yang berlainan suhu disentuhkan dan dibiarkan dalam keadaan demikian, lama-kelamaan kedua benda memiliki suhu yang sama. Keadaan itu dinamakan kesetimbangan termal. Jadi pada kesetimbangan termal tidak terjadi lagi perpindahan kalor dari benda satu ke benda lainnya.

Harga ∆H Reaksi Eksoterm dan Endoterm

Pada suatu reaksi yang tergolong eksoterm, terdapat sejumlah kalor yang berpindah dari sistem ke lingkungan. Hal ini menunjukkan bahwa Hp lebih kecil dari Hr. Oleh karena itu ∆H bertanda negatif (-). Sebaliknya pada reaksi endoterm, Hp lebih besar dari Hr, karena ada sejumlah kalor yang diserap oleh sistem dengan demikian, maka pada reaksi endoterm ∆H bertanda positif (+).

Reaksi eksoterm, Hp < Hr, sehingga ∆H bertanda negatif (-)
Reaksi endoterm Hp>Hr, sehingga ∆H bertanda positif(+)

Persamaan Termokimia

Penulisan suatu persamaan reaksi yang disertai dengan harga perubahan entalpinya dinamakan persamaan termokimia. Berikut diberikan contoh persamaan termokimia untuk reaksi eksoterm dan endoterm.

Persamaan trermokimia untuk reaksi eksoterm:
CaO(s) + CO2(g) => CaCO3(s) ∆H= -a kJ
Persamaan termokimia untuk reaksi endoterm:
CaCO3(s) => CaO(s) + CO2(g) ∆H= +a kJ
D.    Alat dan Bahan
Alat
Bahan
2 Buah Gelas Kimia
NaOH
2 Buah Kaca Arloji
CO(NH2)2
Termometer
Air
Pengadukan

Spatula



E.   Cara Kerja
1.    Tuangkan air ke 2 buah gelas kimia setengahnya saja.
2.    Sebelum dimasukkan zat, kita ukur terlebih dahulu suhu awal memakai thermometer.
3.    Masukkan NaOH dan CO(NH2)2 secara terpisah  kedalam 2 buah gelas kimia tadi.
4.    Ukur suhu akhir atau suhu reaksi kedua zat yang sudah dilarutkan dengan air didalam gelas kimia tersebut.

F.    Tabel Pengamatan

Percobaan
                                                                  
NaOH dengan Air
CO(NH2)2 dengan Air
Suhu awal (t1) =
Suhu awal (t1) =
Suhu akhir (t2) =
Suhu akhir (t2) =
Perubahan suhu = t2  t1
Perubahan suhu = t2  t1
                               =
                               =
                               =
                               =



G.    Pertanyaan

1.    Dari hasil percobaan gejala apa yang diamati pada eksoterm ?
2.    Dari hasil percobaan gejala apa yang diamati pada endoterm?
3.    Pada percobaan satu dan dua mana yang disebut dengan system dan mana yang disebut dengan lingkungan ?
4.    Dari hasil percobaan reaksi mana yang mengalami reaksi eksoterm dan mana yang mengalami endoderm ? jelaskan !





Jawab

1.    Pada zat tersebut terjadi perpindahan kalor dari sistem ke lingkungan sehingga lingkungan menjadi lebih panas. Tangan kita dapat merasakan panas yang dilepaskan oleh reaksi ini.
2.    Pada zat tersebut terjadi perpindahan kalor dari lingkungan ke sistem sehingga suhu lingkungan turun dan menjadi lebih dingin. Tangan  kita dapat merasakan dinginnya tabung karena system menyerap kalor dari tangan kita (lingkungan).
3.    Sistem :                                          Lingkungan :
·        NaOH                                      -    2 Buah Gelas Kimia      -   Suhu
·        CO(NH2)2                                          -    2 Buah Kaca Arloji        -   Pengadukan
·         Air                                           -    Termometer                  -   Spatula
4.    Hasil percobaan NaOH dengan Air yang mengalami reaksi eksoterm karena terjadi perpindahan kalor dari sistem ke lingkungan sehingga lingkungan menjadi lebih panas. Tangan kita dapat merasakan panas yang dilepaskan oleh reaksi ini.
5.    Hasil percobaan CO(NH2)2 dengan Air yang mengalami reaksi endoterm karena terjadi perpindahan kalor dari lingkungan ke sistem sehingga suhu lingkungan turun dan menjadi lebih dingin. Tangan  kita dapat merasakan dinginnya tabung karena system menyerap kalor dari tangan kita (lingkungan).


H.   Kesimpulan

Dari pengamatan kelompok kami, dapat dilihat bahwa reaksi yang bersifat eksoterm adalah reaksi yang bersuhu tinggi (panas). Sedangkan reaksi yang bersifat endoterm adalah reaksi yang bersuhu rendah (dingin).